SINOPSIS:
Di tahun 2140, Gaza telah berubah menjadi kota masa depan yang megah.
Namun di balik garis waktu berbeda, Gaza berada dalam kendali rezim totaliter global bernama ZADON, di mana sejarah dan Al-Qur’an berusaha dilenyapkan dan iman dianggap ancaman.
Yusuf memilih tunduk demi keluarga yang harus tetap bertahan hidup. Alif memilih menulis dalam gelap demi menjaga sejarah bumi Palestina yang nyaris punah.
Namun, di antara mereka ada Fatimah, gadis kecil yang mampu memimpikan rentetan tragedi masa lalu yang belum pernah ia alami.
Gadis kecil yang berjuang bersama keluarga kecilnya dari dalam bungker, melewati pahitnya kehilangan dan pengkhianatan, hingga harus mengorbankan dirinya demi menyelamatkan sejarah dan ingatan manusia.
Saat genderang perang pembebasan mulai ditabuh, keluarga ini pecah dalam dua kutub yang berlawanan.
Mampukah Fatimah menyelamatkan sejarah tanpa kehilangan dirinya sendiri di antara dua garis waktu yang saling bertabrakan?
“Dan apabila kelak langit benar-benar terkunci, biarlah ingatan menjadi anak kunci terakhir yang bisa membuka jalan pulang.”
PENULIS:
Salman Faris Alkatiri
PENERBIT:
SYAB
KATEGORI:
Buku Islami
SEGMENTASI:
REMAJA
TEMA:
Novel
| ISBN |
: 978-634-04-9824-0 |
| Barcode |
: 1730014 |
| Fiksi |
: Fiksi |
| Jumlah Halaman |
: 358 |
| Bulan/Tahun Terbit |
: 4/2026 |
| Berat |
: 1 Kg |
| Cetakan ke |
: 1 |
| Ukuran |
: Novel |
| Lebar x Panjang |
: 13.5 x 19.5 |
| Cover |
: Soft Cover |
| Kertas |
: |